|
36
Kemunculan televisi pada awalnya ditanggapi biasa saja oleh masyarakat.
Harga peswat televisi ketika itu masih mahal, selain itu belum tersedia
banyak program untuk disaksikan. Pengisi acara pada televisi pada masa itu
bahkan meragukan masa depan televisi, mereka tidak yakin televisi dapat
berkembang dengan pesat.
Perang dunia ke-2 sempat menghenyikan perkembangan televisi. Namun
setelah perang usai, teknologi baru yang telah disempurnakan selama perang,
berhasil mendorong kemajuan televisi. Selain itu, layar televisi sudah
menjadi lebih besar, terdapat lebih banyak program yang tersedia dan
sejumlah stasiun televisi lokal mulai membentuk jaringan. Masa depan
televisi mulai terlihat menjanjikan.
Awalnya di tahun 1945, hanya terdapat 8 stasiun televisi dan 8000
pesawat televisi di seluruh AS. Namun sepuluh tahun kemudian, jumlah
stasiun televisi meningkat menjadi hampir 100 stasiun sedangkan jumlah
rumah tangga yang memiliki pesawat
televisi mencapai 35juta rumah tangga
atau 67 persen dari total rumah tangga.
Pesawat televisi berwarna mulai diperkenalkan kepada publik pada tahun
1950-an. Siaran televisi berwarna dilaksanakan pertama kali oleh stasiun
televisi NBC pada tahun 1960 dengan menayangkan program siaran
berwarna selama tiga jam setiap harinya.
Siaran televisi di Indonesia dimulai pada tahun 1962 saat TVRI
menayangkan langsung upacara hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke
17 pada tanggal 17 agustus 1962 tetapi masih terhitung sebagai siaran
|