|
59
Dari beberapa definisi minat di atas dapat ditarik kesimpulan mengenai
minat, bahwa minat merupakan sebuah motivasi untuk
pembelajaran yang
menjadi daya penggerak seseorang dalam melakukan aktivitas dengan penuh
ketekunan dan cenderung menetap, dimana aktivitas tersebut merupakan proses
pengalaman belajar yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan keseriusan.
2.4.2 Faktor Timbulnya Minat
Berdasarkan teori Acceptance Rejection
yang dikemukakan Fryer,
bahwa keberadaan minat itu berdasarkan pada orientasi suka dan tidak sukanya
individu terhadap objek, subjek atau aktivitas. Orientasi ini pada gilirannya akan
mempengaruhi penerimaan individu. Jika individu suka terhadap objek,subjek
atau aktivitas tersebut, maka individu akan menerimanya. Jika individu tidak
suka kepada objek, subjek atau aktivitas tersebut, maka ia akan menolaknya.
Penentuan minat ini didasarkan pada reaksi individu (menolakmenerima). Jika ia
menerima berarti ia berminat, dan jika menolak berarti ia tidak berminat
(Sarwono S.W, 2003: 71).
Faktor timbulnya minat, menurut Crow and Crow (1982), terdiri dari
tiga faktor (Sarwono S.W, 2003: 76) :
a.
Faktor dorongan dari dalam, yaitu rasa ingin tahu atau dorongan untuk
menghasilkan sesuatu yang baru dan berbeda. Dorongan ini dapat
|