|
Adapun bunga bunga yang mengisi Rumah Kaca yang memiliki luas
2.000 m²
dan 3.000 panel kaca ini adalah bunga-bunga yang tidak bisa
bertoleransi denagn iklim yang ekstrim seperti derasnya air hujan dan teriknya
sinar matahari.
2.4.3 Danau Angsa
Danau seluas 8.000 m² yang terletak di tengah-tengah taman mengelilingi
sebuah amphitheater
dan panggung yang dihiasi dengan bunga-bunga dalam
pot gantung di atas air. Angsa putih (Cygnus olor), angsa hitam (Cygnus
atratus), Angsa Leher Hitam (Cygnus melanocoriphus) serta burung air lainnya
menambah keindahan danau ini. Disamping itu kami miliki ribuan ikan dari
berbagai jenis.
2.4.4 Menara Pandang
Menara Pandang yang memiliki ketinggian 28 meter akan memungkinkan
pengunjung menyaksikan keindahan taman dari ketinggian. Para pengunjung
taman dapat mengambil keuntungan untuk membuat gambar yang sangat indah
dari ketinggian itu atau hanya sekedar menikmati keindahan dan semaraknya
bunga beraneka warna yang tersebar di taman. Menara Pandang yang terbagi
atas empat tingkat itu memiliki lift
dan tangga bagi pengunjung untuk
menikmati keindahan panorama taman.
2.4.5 Bangunan Pintu Masuk Utama/Plaza Utama
Plaza bertingkat dua memiliki luas bangunan seluas 700 m². Bangunan
pintu masuk utama ini dilengkapi dengan delapan loket penjualan karcis, ruang
informasi, kantor petugas keamanan, dua pintu masuk dan keluar, kafetaria,
toko cinderamata, klinik P3K, toilet, serta ruang kantor pengelola Taman Bunga
Nusantara.
2.4.6 Jam Taman Raksasa
Jam taman berukuran besar dengan diameter 10 meter merupakan jam
yang memiliki ragam keunikan. Keunikan jam ini berdentang setiap setengah
jam sekali dengan lagu-lagu yang sudah dikenal masyarakat, mulai pukul 09.30
pagi sampai dengan 17.00 WIB. Jam Taman ini didesain oleh Hamana Yosuke,
seorang perancang dari Jepang yang sekaligus juga perancang Taman gaya
Jepang.
2.4.7 Candi Bentar, Bale Kul Kul dan Patung Dewa Umat Hindu
Candi Bentar atau gapura pintu masuk merupakan ornament khas Taman
Bali,
disamping itu juga dapat ditemukan Bale Kul-Kul, Bale Bengong yang
merupakan tempat-tempat yang digunakan oleh masyarakat Bali untuk kegiatan
kemasyarakatan. Sementara patung-patung umat Hindu seperti patung Dewa
Shiwa dan Wishnu terletak dilokasi belakang Taman Bali. Sementara patung
Dewi Sri kami letakkan didepan pintu masuk sebagai penyambut datangnya
para pengunjung.
|