|
Berisi mengenai perkumpulan kinologi Indonesia yang memberikan data
mengenai anjing kintamani.
2.2 Data Umum
2.2.1 Animasi
Animasi, atau lebih akrab disebut dengan film animasi, adalah film yang
merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang
bergerak. Pada awal penemuannya, film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas
gambar yang kemudian diputar sehingga muncul efek gambar bergerak. Dengan
bantuan
komputer dan grafika komputer, pembuatan film animasi menjadi sangat
mudah dan cepat. Bahkan akhir-akhir ini lebih banyak bermunculan film animasi 3
2.2.1 Sejarah Animasi
Animasi adalah film yang berasal dari pengolahan gambar tangan sehingga
menjadi gambar yang bergerak. Bentuk animasi tertua diperkirakan
wayang kulit.
Karena wayang memenuhi semua elemen animasi seperti layar, gambar bergerak,
dialog dan ilustrasi musik.
Animasi mulai berkembang sekitar abad ke-18 di Amerika. Pada saat itu teknik
stop motion
animation banyak disenangi. Teknik ini menggunakan serangkaian
gambar diam/frame yang dirangkai menjadi satu dan menimbulkan kesan seolah-
olah gambar tersebut bergerak. Teknik ini sangat sulit, membutuhkan waktu, juga
biaya yang banyak. Karena
untuk menciptakan animasi selama satu dektik, kita
membutuhkan sebanyak 12-24 frame gambar diam. Bayangkan jika film animasi itu
berdurasi satu jam bahkan lebih.
J. Stuart Blackton mungkin adalah orang Amerika pertama yang menjadi pionir
dalam menggunakan teknik stop motion animation. Beberapa film yang telah
diciptakannya dengan menggunakan teknik ini adalah
The Enchanted Drawing
(1900) dan Humorous Phases of Funny Faces (1906).
Selanjutnya, setelah teknologi komputer berkembang, bermunculan animasi yang
dibuat dengan teknologi komputer. Animasi itu macam-macam jenisnya. Ada yang
2 dimensi (2D) dan 3 dimensi (3D). Pada animasi 2D, figur animasi dibuat dan
diedit di komputer dengan menggunakan 2D bitmap graphics atau 2D vector
|