Home Start Back Next End
  
22
2.4.
Televisi
Televisi merupakan perkembangan medium berikutnya setelah radio
diketemukan dengan karakternya yang sepesifik yaitu audio visual atau peletak dasar
utama teknologi pertelevisian adalah Paul Nipkow dari Jerman tahun 1884
dan diberi
nama Jantra Nipkow (Muda, 2004:4)
Sedangkan Effendi
mengatakan, televisi adalah media komunikasi jarak jauh
dengan penayangan gambar dan pendengaran suara, baik melalui kawat maupun secara
elektromagnetik tanpa kawat. Kata televisi berasal dari bahasa Yunani “tele” yang
berarti jauh dan “vision” yang berarti penglihatan (2005;361).
Dari beberapa pendapat mengenai televisi di atas, dapat disimpulkan bahwa
televisi adalah alat komunikasi jarak jauh tanpa dibatasi ruang, yang mampu
menayangkan suara sekaligus gambar bergerak melalui udara secara elektromagnetik.
Televisi merupakan gabungan dari media dengar dan gambar yang bisa bersifat
informatif, pendidikan, dan hiburan bahkan gabungan dari ketiga unsur tersebut.Televisi
yaitu perpaduan antara radio (broadcast) dan film (moving picture). Para penonton di
rumah tidak mungkin menangkap siaran televisi, jika tidak terdapat unsur radio dan
tidak dapat melihat gambar yang bergerak pada layar pesawat televisi jika tidak ada
unsur film.
2.4.1. 
Karakteristik Televisi
Media televisi memiliki berbagai karakteristik yang membedakannya dengan
media massa lainnya (Ardianto, 2007:128), yaitu :
1.
Televisi sebagai media komunikasi
Televisi termasuk jenis komunikasi massa yang memiliki ciri
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter