Home Start Back Next End
  
16
tangga nada pentatonik digunakan pada musik tradisional di negara Cina maupun Jepang
termasuk di Indonesia pada musik gamelan.
c.
Ritme, Birama, Melodi, dan Harmoni
Menurut
Mohammad
Mottaqin
(2008,
p101), ritme adalah susunan di antara
durasi nada-nada yang pendek dan
panjang,
nada-nada
yang
bertekanan
dan
yang
tak
bertekanan, menurut pola tertentu yang berulang-ulang. Ritme berasal dari bahasa
Yunani, yaitu rhythmos yang berarti suatu gerakan yang simetris. Birama adalah bagian
atau
segmen
dari
suatu
baris
melodi
yang
menunjukkan
berapa
ketukan
dalam bagian
tersebut. Suatu birama pada umumnya dibatasi oleh garis birama. Melodi adalah suksesi
linear nada musik yang dianggap sebagai satu kesatuan. Dalam arti harfiah, melodi dapat
diartikan
urutan
nada
dan
jangka
waktu
nada. Melodi
sering
terdiri
dari
satu
atau
lebih
frase
musik
atau
motif,
dan
biasanya
diulang-ulang
di
sebuah
lagu
dalam berbagai
bentuk.
Secara
umum,
harmoni
dapat
dikatakan
sebagai
kejadian dua
atau
lebih tangga
nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, walaupun harmoni juga dapat terjadi
bila
nada-nada
tersebut
dibunyikan
berurutan. Harmoni
yang
terdiri
dari
tiga
atau
lebih
nada yang dibunyikan bersamaan biasanya disebut akord.
2.2.2
Sinyal Analog dan Sinyal Digital
Menurut John G. Proakis dan Dimitri G. Manolakis (1995, p2), sinyal
didefinisikan sebagai besaran fisik
yang berubah-ubah menurut waktu, ruang, atau
variabel
bebas
atau
variabel-variabel
lainnya.
Sinyal
analog
adalah suatu
besaran
yang
berubah
dalam waktu
atau
dan
dalam ruang,
dan
yang
mempunyai
semua
nilai
untuk
setiap waktu. Contoh sinyal analog adalah sinyal
yang dihasilkan oleh peralatan elektrik
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter