|
16
Pendekatan ini cocok untuk merancang basis
data yang sederhana dengan
jumlah
atribut yang tidak banyak.
b. Pendekatan top-down
Digunakan
pada
basis
data
yang
lebih kompleks, yang dimulai dengan
pengembangan dari model data yang mengandung beberapa entitas dan hubungan
tingkat
tinggi
dan
kemudian
memakai
perbaikan top
down
berturut-turut
untuk
mengidentifikasi entitas, hubungan dan atribut berkaitan tingkat rendah. Pendekatan
ini biasanya digambarkan melalui ER (entity relationship).
Perancangan
basis
data
terbagi
ke
dalam
tiga
komponen
yang
meliputi
Conceptual
Database Design, Logical Database Design, Physical Database Design.
1)
Conceptual Database Design
Menurut Connolly dan Begg (2005, p.322), hal yang pertama dilakukan dalam
membuat
conceptual design
adalah
dengan
membuat
model
data
secara
konseptual dari perusahaan yang bersangkutan. Conceptual database design
seluruhnya
independent
dari
implementasi
seperti
target
DBMS
software,
program aplikasi, bahasa pemograman, atau physical consideration lainnya. Data
tersebut merupakan informasi-informasi mengenai perusahaan. Dalam
conceptual database design, data yang ada
dikembangkan
dengan
representasi
secara
konseptual
yang mencakup
mengidentifikasi entity,
relationship,
dan
atribut yang sangat penting dalam perancangan bisnis tersebut.
Langkah-langkah
untuk
membuat data
model
lokal
yang konseptual
untuk setiap
user view dapat digambarkan sebagai berikut :
a)
Penentuan Jenis Entitas
|