|
21
e)
Pemilihan DMBS (Database Management Sistem)
f)
Penerapan View dalam database
g)
Pembuatan Index setiap entitas
h)
Estimasi kebutuhan disk
i)
Merancang mekanisme keamanan
2.1.7. Entity Relationship Modelling
Menurut Connolly dan
Begg (2005, p371), Entity Relationship
Modelling adalah
salah satu model yang dapat digunakan untuk
mendapatkan pengertian yang tepat dari
sifat data dan bagaimana data tersebut dapat digunakan oleh perusahaan.
Entity
Relationship
Modelling
menggunakan pendekatan
top-down
dalam
melakukan perancangan basis data. Dengan melakukan pendekatan top-down ini,
perancangan dimulai dengan mengidentifikasikan data penting yang biasanya disebut
sebagai entity dan perancangan hubungan antar data yang direpresentasikan dalam
model
yang
biasanya
disebut
relationship. Selain
itu
dibutuhkan
juga
keterangan
tambahan seperti atribut dan constraint untuk entities, relationship, dan attributes.
a. Entity Types
Menurut Connolly dan Begg (2005, p372), entity types adalah sekumpulan obyek
dengan properti yang sama yang diidentifikasi oleh perusahaan dan memiliki
keberadaan yang independen.
Entity
occurrence
adalah
suatu obyek
dari
entity
type yang diidentifikasikan
secara
unik (Connolly dan Begg, 2005, p373). Entity Type dapat diklasifikasikan menjadi 2
yaitu strong entity dan weak entity.
|