|
26
Fully
functional dependency terjadi
jika A dan B
merupakan atribut dari suatu relasi,
dan B dikatakan bergantung penuh terhadap A (A-> B), namun bukan merupakan
subset A (Connolly dan Begg, 2005, p.423).
d. Bentuk normal ketiga (Third Normal Form atau 3NF)
Suatu relasi dikatakan 3NF jika
relasi tersebut sudah berada dalam bentuk 1NF dan
2NF
serta
tidak
ada
atribut
yang
bukan
primary
key
bergantung
secara
transitif
(transitively dependent) terhadap primary key (Connolly dan Begg, 2005, p.435).
Transitive dependencies terjadi dalam kondisi dimana A, B dan C merupakan atribut
dari suatu relasi serta A -> B dan B -> C. Maka dapat dikatakan C bergantung secara
transitif
terhadap
A
melalui
B
(asalkan A tidak bergantung
secara
fungsional
terhadap B atau C) (Connolly dan Begg, 2005, p.424).
e. Bentuk normal Boyce-Codd (BCNF)
Suatu
relasi
disebut
memenuhi
bentuk
normal
boyce-codd
jika penentu(determinan)
adalah candidat key. BCNF adalah bentuk normal sebagai perbaikan
terhadap 3NF
karena bentuk normal ketiga berkemungkinan masih memiliki anomaly sehingga
perlu dinormalisasikan lebih jauh. Suatu
relasi
yang
memenuhi
BCNF
selalu
memenuhi 3NF tetapi tidak untuk sebaliknya.
Bentuk normal pertama hingga ketiga merupakan bentuk normal yang umum
digunakan. Artinya, bahwa pada kebanyakan relasi bila ketiga bentuk normal
tersebut telah dipenuhi maka persoalan anomaly
tidak
akan
muncul
lagi.
Bentuk
normal
Boyce-Codd
merupakan
revisi
terhadap
bentuk
normal
ketiga.
Bentuk
normal 4NF dan 5NF hanya dipakai pada kasus-kasus khusus, yakni pada relasi yang
mengandung ketergantungan banyak nilai.(Connolly dan Begg, 2005, p.425).
|