|
10
DBMS menyediakan fungsi-fungsi sebagai berikut :
a.
Memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan basis
data, biasanya melalui Data
Definition
Language
(DDL).
DDL
memungkinkan
pengguna
untuk
membedakan
tipe dan struktur data, serta batasan data yang akan disimpan dalam basis data.
b. Memungkinkan pengguna
untuk
menyisipkan,
mengupdate,
menghapus, dan
menerima
data
dari
basis
data,
biasanya
melalui
Data Manipulation Language
(DML).
c. Menyediakan akses terkontrol ke basis data dengan menyediakan :
1)
Sistem keamanan yang mencegah akses ilegal ke basis data.
2)
Sistem integritas yang memelihara konsistensi dari data yang disimpan.
3)
Sistem
pengendalian
persetujuan
yang
mengizinkan
pembagian
akses
ke
basis
data.
d. Sistem pengendalian pemulihan
yang
memulihkan basis data ke keadaaan
sebelumnya setelah terjadi kegagalan software atau hardware.
e.
Katalog
yang
dapat
diakses
pengguna
yang
berisi
penjelasan
data
di
dalam
basis
data.
Menurut
Teorey
et.
al.
(2006,
p.2),
DBMS
adalah
sistem
software
yang
dibuat
untuk
memanipulasi
database.
Sebuah
DBMS
mendukung
logical view (Schema,
subchema),
physical
view
(access
methods,
data
clustering),
data
manipulation
language
dan kegunaan penting lainnya seperti manajemen
transaksi
dan
concurrency
control, integritas data, pemulihan kerusakan dan keamanan.
Sedangkan menurut Maheshwari dan
Jain
(2005,
pp.12-14),
DBMS
adalah
program yang
mengorganisasikan
dan
mempertahankan
informasi.
Tujuan
utama
dari
DBMS adalah untuk menyediakan lingkungan yang nyaman untuk mengambil dan
|