|
40
(blueprints) dari
software. UML dapat digunakan untuk
mengvisualisasikan,
merincikan, menyusun,
dan
mendokumentasikan
artefak
dari
sebuah
sistem intensif
software.
Dengan
kata
lain,
arsitektur
software
membuat
diagram UML
untuk
membantu
developers
membangun sebuah software.
UML
2.0
menyediakan
beberapa
jenis
diagram untuk
digunakan
dalam
memodelkan software. Contohnya ialah class, deployment, use case,
sequence, communication, activity, dan state diagram. Dengan banyaknya
jenis
diagram
yang
tersedia,
semua
aspek
penting
dalam sistem dapat
terekspresikan.
a. Class Diagram
Class
diagram
menyediakan sebuah pandangan statis atau
struktural dari sebuah sistem. Class
diagram tidak
menampilkan
property
dinamis
dari
komunikasi
antara
objek
dalam class
pada
diagram.
Elemen utama
pada class diagram adalah sebuah kotak, yang
merupakan ikon untuk mewakili class dan antar muka. Bagian paling
atas
dari
kotak
tersebut
berisi
nama
dari class tersebut. Pada bagian
tengah
berisikan
atribut-atribut
yang
dimiliki
oleh
class tersebut.
Bagian terakhir dari kotak tersebut berisikan
operasi-operasi atau
perilaku (behaviour). (Pressman, 2010, p842)
|