|
44
d.
Sequence Diagram
Sequence
diagram digunakan untuk menunjukkan komunikasi
yang
dinamis
antara
objek
selama
eksekusi
tugas.
Sequence diagram
menunjukkan
urutan sementara dalam pesan
yang dikirim antara objek
untuk menyelesaikan tugas.
Seseorang mungkin menggunakan
sequence
diagram
untuk
menunjukkan
interaksi
dalam
satu
use
case
atau di salah satu skenario dari suatu sistem software. (Pressman, 2010,
p848).
Pada
sequence
diagram,
setiap
kotak
pada
baris
di
atas
biasanya berhubungan dengan objek, meskipun ada kemungkinan
untuk
memiliki
kotak
dengan
model
lainnya
seperti
class.
Di
bawah
setiap
kotak,
terdapat garis putus-putus
yang
disebut lifeline dari
sebuah
objek.
Sumbu
x
pada
sequence
diagram berkaitan
dengan
waktu, dengan waktu meningkat seiring dengan pergerakan ke bawah.
Sequence
diagram menampilkan
metode
panggilan
dengan
menggunakan
panah
horizontal
dari caller
ke caller, diberi
label
dengan
nama
metode
dan
dapat
juga
termasuk
parameter,
tipe,
dan
tipe pengembaliannya. Ketika sebuah objek mengeksekusi sebuah
metode, white bar, disebut juga activation bar, dapat ditampilkan di
bawah
lifeline
dari
objek
tersebut.
Pada
diagram ini
juga
dapat
menunjukkan pengembalian dari pemanggilan metode dengan panah
putus-putus dan label opsional. (Pressman, 2010, p849).
|