Home Start Back Next End
  
27
2.1.6
Pelelangan
Menurut sejarahnya, kata auction merupakan turunan dari bahasa Latin yaitu
augere, yang berarti “to increase” (Krishna, 2010, p2). Proses pelelangan pada
umumnya
dimulai
dengan
penjual
akan
menawarkan sebuah atau beberapa barang,
tetapi
tidak menetapkan
harga
jual.
Harga
dasar
yang
ditetapkan
disebut
dengan
minimum price
atau reserve price. Pembeli potensial (bidder) akan diberikan
informasi atau kesempatan untuk memeriksa barang tersebut, dan kemudian mereka
akan
memberikan penawaran (bid), yaitu berapa uang yang bersedia dibayarkan oleh
mereka
berdasarkan
penilaian
pribadi
(private valuation)
mereka
terhadap
barang
tersebut.   Keseluruhan   proses   pelelangan   ini   akan   dikelola   oleh   auctioneer
(Schneider, 2011, p275).
Menurut Schneider, terdapat tujuh
jenis pelelangan
yang
umum digunakan di
dunia (2011, p275-277), antara lain :
1.   English Auction,
Jenis pelelangan ini merupakan pelelangan yang paling umum dilakukan.
Pelelangan
ini
juga
sering
disebut
dengan
ascending-price
auction, dimana
pelelangan suatu barang akan dibuka pada
harga
minimum
dan
semakin
lama
semakin
meningkat
hingga
ada
penawar
yang
ingin
membeli
barang
tersebut
pada
harga
terakhir.
Pelelangan ini disebut juga dengan open
auction karena
setiap penawaran harga diumumkan dan diketahui secara publik.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter