Home Start Back Next End
  
35
1.   Segmentasi 
pasar, 
analisis 
faktor 
digunakan 
untuk 
mengidentifikasikan
variabel mendasar yang dipergunakan untuk mengelompokkan pelanggan,
2.   Riset 
produk, 
analisis 
faktor 
digunakan 
untuk 
menentukan 
atribut 
atau
karakteristik suatu merek yang dapat mempengaruhi pilihan pelanggan,
3.   Studi 
advertensi, 
analisis 
faktor 
digunakan 
untuk 
memahami 
kebiasaan
mengkonsumsi media (media consumption habits) dari pasar sasaran,
4.   Penelitian   harga,   analisis   faktor   digunakan   untuk   mengidentifikasikan
karakteristik atau sifat–sifat pelanggan/ pembeli yang sensitif terhadap harga.
Untuk
melakukan
analisis
faktor,
jumlah sampel yang diperlukan paling
sedikit
adalah
empat
atau
lima
kali
dari
jumlah
variabel
(Supranto,
2010,
p122).
Suatu
analisis
faktor
dapat
dikatakan
tepat
apabila
memiliki
indeks Kaiser-Meyer-
Olkin
(KMO) lebih
besar
dari
0.5
dan
nilai Sig.
lebih
kecil
dari
0.05,
yang
membuktikan  bahwa  variabel– 
variabel  tersebut 
memang  berkorelasi  (Supranto,
2010, p316). Salah satu cara untuk menentukan banyak faktor yang akan diekstrak
adalah
dengan
melihat
variabel–variabel
yang
memiliki
Eigen
Value
minimal
1.
Eigen Value adalah total variance yang dijelaskan oleh setiap
faktor atau sumbangan
dari
faktor
tertentu
terhadap
seluruh
variance
dari
variabel
awal atau
variabel
asli
(Supranto, 2010, p318). Setelah didapatkan jumlah
faktor
yang
harus
diekstraksi,
untuk
memperoleh
variabel–variabel
yang
memiliki korelasi
yang kuat dalam sebuah
faktor,
maka perlu dihasilkan matrix factor. Suatu
variabel dapat dikatakan
memiliki
korelasi
yang
kuat
apabila
variabel
tersebut
memiliki
nilai loading
lebih
besar
dari
0.3.
Untuk
menyederhanakan
hasil
dari
analisis
faktor,
maka matrix factor
harus
dirotasikan dengan menggunakan varimax (Supranto, 2010, p323-326).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter