Home Start Back Next End
  
41
dapat digunakan untuk membangun aplikasi yang semakin baik.
Android memiliki sekumpulan tools
yang dapat digunakan
sehingga membantu para pengembang dalam meningkatkan
produktivitas pada saat membangun aplikasi yang dibuat.
2.2.1.2
Sejarah Android
Android secara original dikembangkan pertama kali oleh
sebuah perusahaan dengan nama yang sama, yaitu Android, Inc.
Pada tahun 2005, sebagai bagian dari strateginya untuk masuk ke
lingkungan mobile, Google membeli Android dan mengambil alih
pengembangan tersebut (termasuk dengan tim pengembangnya).
Tokoh utama pada Android Inc. meliputi Andy Rubin, Rich
Miner, Nick Sears, dan Chris White. Pada tanggal 5 November
2007, kelompok pemimpin industri bersama-sama membentuk
Open Handset Alliance (OHA) yang diciptakan untuk
mengembangkan standar terbuka bagi perangkat mobile. OHA
terdiri dari 34 anggota besar dan beberapa anggota yang terkemuka
diantaranya sebagai berikut: Sprint Nextel®, T-Mobile®,
Motorola®, Samsung®, Sony Ericson®, Toshiba®, Vodafone®,
Google, Intel®, dan Texas Instruments.
Google ingin Android menjadi terbuka dan bebas maka,
sebagian besar kode Android dirilis di bawah open source Apache
License, yang berarti bahwa siapa saja yang ingin menggunakan
Android dapat melakukannya dengan mengunduh source code
Android secara lengkap. Selain itu, vendor
(biasanya produsen
hardware) dapat menambahkan ekstensi milik mereka sendiri untuk
Android dan menyesuaikan Android untuk membedakan produk
mereka dari orang lain. Pembangunan model sederhana ini
membuat Android sangat menarik minat banyak vendor. Hal ini
telah menjadi nyata bagi perusahaan yang dipengaruhi oleh
fenomena iPhone dari Apple, sebuah produk yang sangat sukses ,
yang merevolusi industri smartphone. Perusahaan seperti Motorola
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter