Home Start Back Next End
  
22
JSP
memiliki 3
fase
alur
:
isialisasi, servis
dan
dekstruksi.
Fafe-fase
ini
sama
dengan
method
servlet
yang
diambil
dari
container yang
berbeda
:
jspInit()
untuk
inisialisasi
fase,
_jspService()
untuk
fase
servis,
dan
jspDestroy()
untuk
mendestruksi
fase.
Meskipun
JSP
berbasis
Java,
dan
dikendalikan
sebagai
kode
Java
oleh
servlet,
memperbolehkan  
pengembang
untuk
menggunakan syntax
yang
berbeda
pada
spesifikasi
Java
2.0
dan
sebagai
gantinya
menggunakan aturan
spesifikasi
JSP.
Bagian
berikut ini menggambarkan syntax JSP dengan lebih detail.
Semua
komponen Java
Server
Pages
dapat
dibagi
menjadi
dua
kategori
umum:
elements
dan
templates
data.
Element
merupakan data
yang
dapat
menghasilkan
informasi.
Data
template
merupakan informasi
statis
yang
tercetak
dalam
bentuk
presentasi/tampilan. Ekspresi
JSP,
<%=
new
java.util.Date()%> adalah
satu-satunya
element data yang memanggil data template.
JSP
memiliki
dua
tipe
sintak,
dua
tipe
dari
authoring JSP
ini
didukung
oleh
Container JSP
:
JSP
Style
dan
XML
Style.
Memilih
salah
satu
format
sintaks
hanya
bergantung dari preference
dan standarisasi. Sintaks
normal didesain lebih
mudah
untuk
pada
pembuat.
XML-compatible
syntax
telah
disediakan ketika
menggunakan  
JSP
authoring tools. Bagaimanapun juga,
yang
lebih sering disediakan adalah sintaks normal
karena lebih mudah untuk dibaca dan dimengerti.
Seperti
yang
telah
dijelaskan
pada
bab
sebelumnya,
JSP
memungkinkan
untuk
dilihat
sebagai
HTML
atau
XML dokumen
dengan berdasar pada
Script
JSP.
Scripting
JSP element
memperbolehkan anda
memasukkan kode Java ke dalam Servlet yang akan
di-generate
dari 
halaman
JSP.  Cara  termudah
untuk 
membuat
dynamic
JSP  adalah
dengan menaruh scripting element ke dalam data template. Sricpt element terdiri dari:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter