Home Start Back Next End
  
32
2.1.8. Sistem Manajemen Basis Data
Pada subbab ini, akan dijelaskan mengenai definisi DBMS,
tujuan DBMS,
komponen DBMS, fungsi DBMS,
fasilitas DBMS, serta keuntungan dan kerugian
DBMS.
a.
Definisi DBMS
Menurut Hellerstein et. al.
(2007: 142), DBMS dibuat untuk mewujudkan
dekade akademik dan penelitian dan pengembangan industri software
yang kuat
untuk perusahaan.
Sistem basis data dibangun dengan sistem server
awal secara
online yang banyak digunakan dan dengan demikian telah didapat solusi desain yang
mencakup tidak hanya manajemen data, tetapi juga aplikasi, sistem operasi, dan
jaringan layanan. DBMS awal adalah salah satu perangkat lunak yang paling
berpengaruh pada sistem dalam ilmu komputer, dan ide-ide dan implementasi
masalah dirintis untuk DBMS secara luas disalin dan diciptakan kembali.
Menurut Anonymous (2005: 1), DBMS adalah sebuah perangkat lunak yang
dapat membantu pengguna untuk membuat dan memelihara suatu basis data. 
Menurut Connolly dan Begg (2005: 16), DBMS merupakan sistem perangkat
lunak yang memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan, membuat, merawat, dan
mengontrol akses basis data.
Berdasarkan Whitten et. al. (2004: 554), DBMS adalah sistem perangkat
lunak
komputer khusus yang disediakan oleh vendor-vendor komputer yang
digunakan untuk membuat, mengakses, mengontrol, dan mengelola basis data.
DBMS bekerja seperti mesin dengan merespon perintah-perintah khusus untuk
membuat struktur basis data, kemudian membuat, membaca, memperbarui, dan
menghapus record-record
pada basis data tersebut. Oleh karena itu, DBMS sering
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter