|
33
2.2.1.3 Topologi WLAN
Menurut Witono dalam Jurnal Informatika, Vol. 2, No. 2,
Desember 2006 : 93
107, sebuah WLAN dapat dibangun
menggunakan dua topologi, yaitu:
1.
Infrastructure (infrastruktur) atau Managed
Pada topologi infrastruktur menggunakan suatu piranti
wireless
yang disebut Access Point
(AP) yang berfungsi
sebagai sentral atau pengatur traffic network. Jika ada piranti
wireless
lain yang masuk dalam jangkauan wireless AP, maka
akan dapat saling berkomunikasi dengan jaringan kabel
layaknya terhubung dengan kabel saja. Topologi ini cocok
digunakan untuk membangun WLAN berukuran sedang dan
besar.
2.
Ad-Hoc atau Unmanaged
Pada topologi Ad-hoc
hanya terdiri dari dua atau lebih piranti
wireless
yang berkomunikasi secara langsung satu sama lain
sehingga tidak diperlukan AP. Setiap komputer dapat
terhubung secara peer-to-peer. Topologi ini cocok digunakan
untuk menghubungkan beberapa buah komputer saja, karena
tidak ada struktur tertentu dalam jaringan tersebut dan tidak
ada titik yang tetap sehingga piranti dapat berkomunikasi
langsung dengan piranti lainnya.
|