|
15
tegangan/arus listrik, panjang maksimal media transmisi, pergantian fasa, jenis
kabel dan konektro, Sofana (2012,p98). Biasanya dalam menyelesaikan semua
detail dari Physical Layer ini melibatkan banyak spesifikasi.
2.5 Hierarkial Network
Menurut Cisco System (2007, CCNA Exploration 3), ketika membangun
sebuah jaringan LAN yang memenuhi kebutuhan sebuah bisnis kecil atau
menengah, perencanaan akan lebih mungkin lebih berhasil jika model jaringan
yang digunakan secara hierarki.
Dibandungkan desain jaringan yang lain, jaringan
hierarki
lebih mudah untuk dikelola dan dikembangkan dan juga dapat mengatasi
masalah lebih cepat.
Desain jaringan hierarkial
melibatkan pembagian jaringan ke dalam layer
yang berlainan. Setiap layer
menyediakan fungsi yang sepsifik bahwa layer
didefinisikan
perannya di keseluruhan jaringan. Dengan memisahkan berbagai
fungsi yang ada dalam jaringan , desain jaringan menjadi modular, dengan
kemampuan dalam hal scalability
dan performa. Tipe dari desain hierarki
adalah
memecah jaringan menjadi tiga layer, yaitu :
1.
Core Layer
Core Layer dari desain hierarkial adalah sebagai tulang punggung
dengan kecepatan tinggi dalam internetwork. Core Layer sangat critical
dalam interkoneksi diantara perangkat layer distribusi, jadi penting bagi
Core Layer
ada dan berlebih. Area core juga terhubung dengan sumber
interner (WAN). Area core merupakan kumpulan lalu lintas dari
|