Home Start Back Next End
  
20
2.
Untuk memberikan perbaikan-perbaikan atau penambahan fitur baru
3.
Untuk klarifikasi kebutuhan user
4.
Untuk evaluasi kelayakan dan kemungkinan apa yang terjadi dari desain sistem
Dalam membuat prototype, ada dua macam strategi prototyping yang digunakan,
yaitu:
1.
Requirements prototyping, menggunakan prototype
untuk menentukan kebutuhan
aplikasi basis data yang diinginkan dan ketika kebutuhan tersebut terpatuhi maka
prototype akan dibuang.
2.
Evolutionary prototyping, digunakan untuk tujuan yang sama dengan requirement
prototyping,
perbedaannya adalah
prototype
ini tidak dibuang tetapi
dikembangkan untuk pengembangan selanjutnya menjadi aplikasi basis data yang
digunakan.
2.3.8
Implementation (Implementasi)
Menurut Connolly dan Begg (2005:304), implementasi merupakan realisasi fisik
dari basis data dan desain aplikasi. Implementasi basis data dicapai dengan:
1.
DDL untuk membuat skema basis data dan file-file basis data
yang kosong serta
user view yang diinginkan.
2.
3GL atau 4GL untuk membuat program aplikasi. Termasuk transaksi basis data
yang menggunakan DML atau ditambahkan pada bahasa pemrograman.
2.3.9
Data Conversion and Loading (Konversi Data dan Pemindahan)
Menurut Connolly dan Begg (2005:305),
tahapan ini merupakan proses
pemindahan data yang ada ke dalam basis data yang baru dan menkonversikan aplikasi
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter