|
34
Normalisasi merupakan sebuah teknik dalam perancangan logikal sebuah
database, teknik pengelompokkan atribut dari suatu relasi sehingga membentuk struktur
relasi yang baik (tanpa redundansi). Menurut Connolly dan Begg (2005:388), pengertian
normalisasi adalah teknik untuk menghasilkan sejumlah relasi table dengan properties
yang diinginkan, sesuai dengan kebutuhan data dari perusahaan.
Dengan kata lain, normalisasi merupakan proses mengubah suatu relasi yang
memiliki masalah tertentu ke dalam dua relasi atau lebih yang tidak memiliki masalah
tersebut. Masalah yang dimaksud itu sering disebut dengan istilah anomali.
Tujuan dari normalisasi adalah untuk menghilangkan data yang berulang
(redundan) sehingga mengurangi kompleksitas data, dan untuk memudahkan dalam
modifikasi data.
Manfaat dari normalisasi adalah sebagai berikut:
1.
Meminimalkan jumlah storage space yang digunakan untuk menyimpan data
2.
Meminimalkan resiko data yang tidak konsisten dalam sebuah database
3.
Meminimalkan kemungkinan update and delete anomaly
4.
Mengoptimalkan stabilitas dari struktur data.
2.6.1
Data Redundancy and Update Anomaly
Anomali adalah efek samping yang tidak diharapkan (misalnya menyebabkan data
tidak konsisten atau membuat suatu data menjadi hilang saat data lain dihapus) yang
muncul dalam suatu proses perancangan database. Suatu tujuan desain database
relational
yang utama adalah menggolongkan atribut ke dalam hubungan-hubungan
untuk memperkecil data redundan dan dengan demikian mengurangi tempat
penyimpanan file yang diperlukan oleh hubungan-hubungan dasar yang
|