|
18
lebih paham dalam
menangani masalah kehidupan, berita pada dasarnya bukan
sekedar informasi, tetapi
hal yang paling penting didalamnya adalah berupa ide dan
fakta.
Morissan menyebutkan secara umum berita yang pantas disajikan kepada
audien adalah yang memiliki news valueatau nilai berita.
Nilai berita diartikan
sebagai nilai penting atau menarik atau gabungan
keduanya bagi penonton televisi. Peristiwa yang memiliki nilai berita, misalnya
mengandung konflik bencana dan
kemajuan, dampak, kemasyuran, segar dan
kedekatan, keganjilan,human interest, seksdan aneka nilainya.(Morissan:2010-29)
Berita televisi adalah media yang kompleks, tidak seperti radio atau
media
cetak. Pemirsa harus bergulat dengan gambar yang bergerak dengan cepat
dan suara
sebagai tambahan bagi informasi yang factual yang disampaikan dalam
bentuk narasi
atau
ucapan sumber berita. Sumber berita adalah asal mula berita itu
muncul. Adapun sumber berita meliputi :
1. Narasumber : biasanya memiliki latar belakang yang tidak sama, narasumber
yang akan diwawancarai secara garis besar dapat digolongkan kedalam
empat
kelompok besar jika dilihat dari kepentingan yang mereka wakili,
yaitu pemerintah atau penguasa. Kelompok ahli atau pakar dan pengamat,
orang terkenal atau artis serta masyarakat biasa.
2. Catatan harian redaksi.
3. Files atau kliping dan kepustakaan.
4. Radio darurat(orari, kepolosian dan lain-lain).
5. Lembaga swadaya masyarakat.
6. Oposisi.
7. Siaran langsung Radio atau TV.
|