|
40
dikelola secara baik dengan kebijakan yang ketat, disiplin, dan
pengawasan sehari-hari.
4.
Kecepatan, biaya, kualitas, dan layanan konsumen.
Ini adalah metrik dimana rantai pasokan diukur. Konsekuensinya,
perusahaan harus bisa menetapkan pengukuran untuk masing-
masing dari keempat metrik, bersama-sama dengan tingkat target
yang harus dicapai. Tingkat target harus menarik bagi mitra
bisnis.
5.
Mengintegrasikan rantai pasokan yang lebih erat.
Sebuah e-supply chain akan mendapatkan keuntungan dari
integrasi yang lebih kuat, baik di dalam perusahaan dan seluruh
perluasan perusahaan terdiri dari pemasok, mitra dagang,
penyedia logistik, dan saluran distribusi.
Menurut
Pujawan
(2005, pp. 258-260)
beberapa manfaat dari
e-Supply Chain Management :
1.
Menurunkan biaya.
2.
Memperoleh akses pasar.
3.
Gerakan mencegah kompetitor (pre-emption of competition).
4.
Mencari aset strategis.
5.
Rasionalisasi untuk meningkatkan efisiensi.
2.5.5. Preliminary Steps
Menurut Ross (2003, p. 131)
dalam mencapai penentuan
keputusan strategi e-Supply Chain Management
(e-SCM), ada 5
tahapan yaitu :
|