|
23
telah disediakan untuk kemudian siap dipakai oleh pemakai.
Dan menurut P Sumardji
(1993:25) adalah, Kegiatan pengolahan bahan koleksi adalah kegiatan mempersiapkan
bahan koleksi yang telah diperoleh, agar dengan mudah dapat diatur di tempat-tempat
atau rak-rak penyimpanan sehingga memudahkan pula untuk dilayankan kepada para
pemakai koleksi perpustakaan.
Kegiatan pengolahan koleksi bahan pustaka antara lain meliputi:
1. Klasifikasi
Klasifikasi berasal dari kata classification, dari kata kerja to classify.
Yang artinya
menggolongkan dan menempatkan benda-benda yang sama di suatu tempat.
Menurut Sutarno NS (2006 : 180) mengklasifikasi adalah "Kegiatan menganalisis bahan
pustaka dan menentukan notasi yang mewakili subjek bahan pustaka dengan
menggunakan sistem klasifikasi tertentu".
Sistem klasifikasi akan sangat membantu
bagi petugas dalam menyusun koleksi agar lebih rapih dan teratur. Pada prinsipnya
klasifikasi atau pemberian kode notasi harus diusahakan agar dapat membantu pemakai
agar lebih mudah mencari dan menemukan apa yang mereka perlukan.
Menurut P
Sumardji (1994 : 23) Klasifikasi adalah kegiatan mengelompokkan bahan koleksi sesuai
dengan macamnya dan bidang ilmunya masing-masing, misalnya:
Kelompok buku tesk
Kelompok penerbitan berkala
Kelompok bidang ilmu pengetahuan
2. Inventarisasi
Kegiatan inventarisasi atau registrasi bahan pustaka adalah suatu kegiatan yang
mencatat identitas bahan pustaka pada buku induk atau kartu indeks (cardek) dan
sejenisnya ataupun secara elektronik ke pangkalan data komputer. Menurut Sutarno NS
(2006 : 182) data pustaka yang didaftarkan pada buku induk meliputi:
a.
Nama pengarang.
b.
Judul buku.
c.
Tanggal diterima di perpustakaan.
d.
Tahun terbit.
e.
Edisi.
f.
Nama penerbit.
g.
Tempat dan tahun terbit.
|