![]() 44
bedah, namun ketika Drh. S. Wiradja sudah tidak mampu menjalankan
bedah besar lagi, klinik berubah menjadi klinik kecil yang hanya
menangani bedah kecil, yang memang masih ideal dilakukan di atas meja
periksa.
Ruangan terlihat agak berantakkan dengan penumpukkan barang dimana-
mana, yang sebenarnya menjadi kurang ideal, karena memungkinkan
ruangan tidak sepenuhnya steril, terutama jika sedang berlangsung bedah
kecil.
Gambar 2.3 Ruang Periksa sekaligus ruang bedah
(sumber : dokumentasi pribadi)
Ruang rawat inap
Semenjak Drh. S. Wiradja sudah tidak dapat melangsungkan operasi besar
lagi, ruang rawat inap pun menjadi ruang penitipan khusus anjing dan
kucing sehat.
Khusus ruang rawat inap ini, bagian lantai dan dinding menggunakan
keramik, untuk mempermudah perawatan, terutama dalam proses
pembersihan. Dalam ruangan kecil ini, hanya terdapat 4 buah kandang, 2
kandang ukuran sedang dan 2 kandang ukuran kecil, peralatan kebersihan
seperti ember, kain pel, sapu, dan lemari penyimpanan pasokan makanan.
Ruangan juga sangat sempit dengan ukuran hanya 2x2m, terdapat juga 1
|