|
30
c.
Untuk membatasi tindakan yang dapat dilakukan oleh
pemakai untuk menggunakan komputer ketika melakukan
tindakan otorisasi.
2. Pengendalian Masukan (Input Control)
Pengendalian input harus meyakinkan bahwa :
a.
Semua transaksi di catat dalam sistem aplikasi.
b.
Transaksi yang terjadi dicatat hanya satu kali gara tidak terjadi
duplikasi transaksi.
c.
Transaksi yang ditolak diidentifikasi, dikoreksi, dan
dimasukkan kembali ke dalam sistem.
3. Pengendalian Proses (Processing Control)
Menurut Gondodiyoto dan Hendarti (2008:H353), Pengendalian
proses adalah pengendalian intern untuk mendeteksi jangan sampai
data khususnya data yang sesungguhnya sudah valid menjadi error
karena adanya kesalahan proses.
Tujuan pengendalian ini adalah
untuk mencegah agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan selama
proses pengolahan data.
4. Pengendalian Keluaran (Output Control)
Pengendalian keluaran merupakan pengendalian yang dilakukan
untuk menjaga output sistem agar akurat, lengkap dan digunakan
sebagaimana mestinya.
5. Pengendalian Komunikasi (Communication Control)
Pengendalian komunikasi digunakan untuk mengendalikan
pendistribusian pembukaan komunikasi subsistem, komponen fisik,
kesalahan jalur komunikasi, aliran dan hubungan, pengendalian
|