Start Back Next End
  
24
h.
Teknik Pelukisan Fisik
     Keadaan fisik seseorang sering berkaitan dengan keadaan kejiwaannya, atau
paling tidak, pengarang sengaja mencari dan memperhubungkan adanya keterkaitan
itu.
     Siswanto (2008, hal.145) juga menyatakan, ada beberapa cara memahami watak
tokoh. Cara itu adalah melalui (1) tuturan pengarang terhadap karakteristik
pelakunya, (2) gambaran yang diberikan pengarang lewat gambaran lingkungan
kehidupannya maupun cara berpakaian, (3) menunjukkan bagaimana perilakunya, (4)
melihat bagaimana tokoh itu berbicara tentang dirinya sendiri, (5) memahami
bagaimana jalan pikirannya, (6) melihat bagaimana tokoh lain berbicara tentangnya,
(7) melihat tokoh lain berbincang dengannya, (8) melihat bagaimanakah tokoh-tokoh
yang lain itu memberi reaksi terhadapnya, (9) melihat bagaimana tokoh itu dalam
mereaksi tokoh yang lain (Aminuddin, 1984, hal.87-88).
2.5 Teknik Montase
     Menurut
Humprey (1954), metode paling mendasar dalam sinema adalah teknik
montase. Istilah montase berasal dari perfilman yang berarti memilah-milah,
memotong-memotong, serta menyambung-nyambung (pengambilan) gambar
sehingga menjadi satu keutuhan (Minderop, 2005, hal.162).
     Teknik montase di bidang perfilman mengacu pada kelompok unsur yang
digunakan untuk memperlihatkan antar hubungan atau asosiasi gagasan, misalnya
pengalihan gambar yang mendadak atau gambar yang tumpang tindih satu dan
lainnya (Minderop, 2005, hal.151).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter