Start Back Next End
  
21
D. Klasifikasi Apartemen Berdasarkan Sirkulasi Horizontal
Sirkulasi horizontal pada apartemen adalah berupa koridor. Berdasarkan
macam bentuk koridor, apartemen dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu :
Single-loaded corridor apartment
Apartemen dengan tipe koridor ini dapat terbagi lagi menjadi dua yaitu :
o
Open corridor apartment. Koridor pada tipe ini bersifat terbuka
dengan pembatas terhadap ruang luar berupa tembok atau railing yang
ketinggiannya tidak lebih dari 1 – 1,5 meter.
o
Closed corridor apartment.
Koridor bersifat tertutup oleh dinding,
kadang memiliki bukaan berupa jendela ataupun jalusi atau bahkan
tidak ada bukaan sama sekali.
Double-loaded corridor apartment
Tipe koridor pada apartemen ini dikelilingi oleh unit-unit hunian sehingga
seringkali terletak ditengah-tengah bangunan (central corridor).
E. Klasifikasi Apartemen Berdasarkan Sirkulasi Vertikal
Berdasarkan sirkulasi vertikal, apartemen dapat dibagi menjadi dua kelompok
yaitu (Site Planning, 1984 : 280 – 281) :
Walk-up Apartment
Pada apartemen ini sirkulasi vertikal utamanya adalah menggunakan tangga.
Ketinggian bangunan apartemen ini maksimal hanya 4 lantai. Apartemen ini
dirancang dengan koridor seminimal mungkin dan kebanyakan unit hunian
dekat dengan tangga sirkulasi. Apartemen ini dapat dibagi lagi menjadi dua
berdasarkan letak tangga sirkulasinya, yaitu :
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter