Start Back Next End
  
20
disengaja. Umpan balik juga
dapat menjadikan suatu alat bantu kepada para
komunikator untuk mengetahui apakah pesan
mereka telah tersampaikan atau tidak
dan sejauh mana pencapaian makna terjadi. Dalam Model Komunikasi Interaksional
yang dipaparkan oleh Schramm
(Lukiati Komala,
2009:100) yaitu
umpan balik
terjadi setelah pesan diterima, tidak pada saat pesan sedang dikirim. 
Yang menjadi Elemen lain dalam Model Komunikasi Interaksional adalah
bidang pengalaman (field of experience) seseorang atau bagaimana budaya,
pengalaman
dan keturunan seseorang mempengaruhi kemampuannya dalam
berkomunikasi dengan satu sama lain. Setiap orang akan memiliki ciri dan cara yang
berbeda serta akan menggunakan karakteristik bahkan membawa bidang pengalaman
yang unik dalam setiap cara mereka dalam berkomunikasi. Melalui elemen tersebut
yang
akan menjadikan suatu pengaruh dalam komunikasi yang terjadi.
Pandangan
komunikasi interaksional memiliki asumsi
bahwa dua orang berbicara dan
mendengarkan, tapi tidak dalam saat yang bersamaan. Melalui asumsi yang
diuatarakan, mendorong untuk munculnya suatu model komunikasi transaksional.
2.1.1.5 Model Komunikasi Transaksional
Komunikasi yang bersifat
secara
transaksional (Lukiati Komala, 2009:101)
adalah
merupakan sebuah
proses kooperatif dimana
pengirim dan penerima sama-
sama bertanggung jawab terhadap dampak dan efektivitas komunikasi yang terjadi.
Dalam penjelasan model komunikasi linear
sebelumnya, proses komunikasi yang
terjadi yaitu sebuah pesan dikirim dari satu orang ke orang lainnya. Sedangkan dalam
Model komunikasi interaksional, proses komunikasi yang terjadi menghasilkan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter