Start Back Next End
  
27
(Lukiati Komala, 2009:159). Komunikasi Interpersonal juga mengacu pada pesan-
pesan yang dikirimkan oleh orang-orang secara intern, yang seringkali berhubungan
dengan diri mereka sendiri. Dalam personal communication
atau komunikasi antar
personal ini bila dilakukan dengan tatap muka respon
dan feedback
akan lebih
mudah dilihat, kelebihannya terletak dari kesempatan komunikator dalam
memperbaiki pesan atau mengklarifikasikan pesan apabila ada pesan yang
dipersepsikan berbeda oleh komunikan pada waktu yang cepat bahkan pada saat
secara bersamaan.
Selain itu ada pula teori lain yang berpendapat dan memberikan asumsi
bahwa komunikasi interpersonal adalah proses transaksional untuk menciptakan
makna
(Kim Harrison, 2008:3). Sebuah proses transaksional adalah satu di mana
pihak yang melakukan proses komunikasi berkomunikasi dengan saling bertanggung
jawab atas apa yang terjadi (Kim Harrison, 2008:3). Artinya proses tersebut dibuat
melalui pengiriman dan penerimaan pesan. Makna adalah ide-ide dan perasaan yang
ada dalam pikiran
orang. Pesan mengandung unsur verbal dan non-verbal dan
simbol. Simbol adalah kata-kata, suara, dan tindakan yang mewakili makna.
Sebagai orang berbicara, mereka yang melakukan proses komunikasi memilih
kata-kata untuk menyampaikan makna mereka dengan berkomunikasi. Pada saat
yang sama, isyarat non-verbal seperti ekspresi wajah, gerak tubuh dan nada suara
mengiringi kata-kata dan mempengaruhi arti pendengar dan sebagai suatu alat bantu
untuk penyampaian pesan tersebut. Sebagai orang mendengarkan, mereka yang
berkomunikasi mengambil baik simbol verbal dan isyarat nonverbal, dan
memberikan arti bagi mereka. Bila artinya kompleks, orang perlu berkomunikasi
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter