|
32
Melalui Social Penetration Theory, asumsi yang dibangun tidak membahas
tentang bagaimana sebuah hubungan dapat dibentuk, namun memberikan asumsi
tentang apa yang terjadi dalam sebuah hubungan. Dalam sebuah hubungan,
percintaan, maupun kekeluargaan, hal yang dilihat adalah segi keluasan dan
kedalamannya. Keluasan dan kedalaman merupakan konsep yang penting dalam
teori ini yang dikembangkan oleh Irwin Altman dan Dalman Taylor (2010).
Pada tahap awal dalam suatu hubungan, biasanya ditandai dengan adanya
kesempitan, yaitu topik-topik yang dibahas hanya sedikit dan dangkal. Namun jika
pada tahap awal suatu hubungan telah membahas topik-topik secara mendalam, maka
biasanya pihak yang melakukan hubungan tersebut akan merasa tidak nyaman. Bila
hubungan yang terjalin dapat berkembang ke tingkat yang lebih akrab dan kuat,
maka baik keluasan dan kedalaman akan meningkat dan peningkatan ini akan
dirasakan nyaman oleh individu yang bersangkutan. Dengan demikian, sering
memudarnya suatu hubungan, seseorang akan mengurangi tingkat pengungkapan diri
dan mengurangi pengungkapan perasaan yang paling dalam dari diri seseorang
kepada pihak lawan dalam hubungannya.
Social Exchange Theory
Dalam pembahasan melalui Social Exchange Theory, memberikan asumsi bahwa
seseorang melakukan hubungan untuk komunikasi adalah untuk mendapatkan
manfaat yang sebesar-besarnya (Thibaut & Kelley, 2010). Teori ini didasarkan pada
model ekonomi untung-rugi yang mengatakan bahwa keuntungan diperoleh dari
pendapatan (rewards) dikurangi biaya (cost). Rewards
adalah segala sesuatu yang
menyenangkan dan untuk memperolehnya diperlukan biaya. Dalam hubungan sosial,
|