|
42
Pada umumnya pesan bisnis merupakan sebuah pesan yang bersifat persuasif
dan merupakan sebuah pesan yang rutin,namun beberapa keadaan mengharuskan
pesan didesain untuk memotivasi atau membujuk orang lain. Dalam suatu organisasi,
pesan persuasif akan sangat penting dan berguna serta menjadi suatu pesan yang
justru harus dibuat untuk mencapai suatu keinginan yang ingin dicapai bersama dan
memberikan suatu hal yang positif.
Demikian juga berbagai pesan yang ditujukan kepada orang di luar organisasi
memerlukan teknik persuasif. Dalam pesan persuasif bagi luar organisasi merupakan
suatu cara untuk menarik perhatian untuk melakukan dan mengadakan suatu
kesepakatan yang akan disetujui. Sebenarnya, pesan persuasif eksternal merupakan
salah satu tugas tersulit yang akan dibuat. Dengan padatnya jadwal dan kegiatan
yang dilakukan, orang-orang enggan
untuk melakukan sesuatu yang baru, apalagi
hingga dapat menyita waktu dan bahkan tidak memberi nilai imbalan. Alasan lain,
permintaan atau pesan persuasif yang ada banyak sekali.
Tidak seperti permintaan rutin, pesan persuasif bertujuan mempengaruhi
penerima yang cenderung untuk bertahan. Akibatnya, pesan persuasif pada umumnya
lebih panjang, lebih rinci, dan amat tergantung pada perencanaan strategis. Seperti
cara dalam pembuatan pesan rutin, seseorang yang ingin menulis pesan persuasif
yaitu memulai pesan persuasif dengan menganalisis penerima, memikirkan dan
memahami perbedaaan budaya, dan memilih pendekatan langsung atau tak langsung.
Pada pesan persuasif disamping menyampaikan gagasan utama dan alasan, pesan
tersebut perlu memotivasi penerima agar melakukan sesuatu. Untuk itu, penulis atau
pembuat dari pesan persuasif harus membina kredibilitas, membuat bingkai argumen
dengan hati-hati, memilih cara menghimbau, dan memperkuat posisi ketika
|