Start Back Next End
  
18
kemungkinan-kemungkinan operasional, baik terhadap luaran maupun terhadap
faktor-faktor lain yang mempengaruhi jalannya suatu proses. 
Sedangkan dalam Model fungsional yaitu berusaha
menjelaskan
menspesifikasi hubungan-hubungan tertentu di antara berbagai unsur dari suatu
proses serta menetralisasi menjadi hubungan-hubungan yang baru. Biasanya
penggunaan dengan menggunakan model fungsional banyak digunakan dalam
pengkajian ilmu pengetahuan, utamanya ilmu pengetahuan yang menyangkut tingkah
laku (behavioral science). Model komunikasi dibuat untuk dapat membantu
memberikan pengertian yang lebih jelas tentang komunikasi, dan memberikan
spesifikasi atau hal yang lebih mendalam tentang komunikasi yang terjadi dalam
hubungan-hubungan manusia. 
Selain itu, model komunikasi  juga dapat membantu untuk memberikan suatu
gambaran
terhadap fungsi komunikasi dari segi alur kerja, serta dapat membantu
untuk membuat hipotesis riset dan juga untuk memenuhi perkiraan praktis dalam
strategi komunikasi.
2.1.1.3 Model Komunikasi Linear
Pada tahun 1949, seorang ilmuwan dari Bell Laboratories
yang bernama
Claude Shanon
bersama dengan seorang Profesor yang berasal dari sebuah
universitas terkemuka yaitu Massachussets
Institute of Technology, serta bersama
seorang konsultan yang bekerja pada sebuah proyek di
Sloan Foundation, yaitu
Warren Weaver,
mereka
mendeskripsikan
(Lukiati Komala, 2009:98)
komunikasi
bahwa komunikasi merupakan sebuah proses linear. 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter