|
25
dengan hubungan 56 kbps. Pengguna NSFNet meningkat
ketika organisasi akademis setempat mulai menghubungkan diri
dengan pusat komputer terdekat agar dapat memiliki akses ke
NSFNet.
Pada Tahun 1987, NSF menandatangani kontrak dengan Merit
Network
Inc.,
yang
mengelola Michigan
Educational
Network,
bekerja sama dengan IBM dan MCI. Kontrak ini
bertujuan untuk meng-upgrade dengan backbone berkecepatan
tinggi (T1, 1.5 Mbps). Seiring dengan makin padatnya lalu
lintas komunikasi pada jaringan, NSF kembali melakukan
perbaikan dengan backbone T3 (45 Mbps) pada tahun 1992.
NSFNet secara utuh menggantikan ARPANet pada awal tahun
90-an
ketika
DARPA
mulai
menggunakan
MILNet
untuk
keperluan
khusus dan semua lalu lintas komunikasi lainnya
dipindahkan dari ARPANet ke NSFNet.
Penggunaan NSFNet untuk komersial pada awalnya
menimbulkan kontroversi besar, karena jaringan tersebut pada
mulanya hanya ditujukan untuk keperluan riset. Saat ini, karena
masa pendanaan dari pemerintah Amerika Serikat
untuk NSFNet
telah berakhir,
maka baik
lalu lintas komunikasi untuk keperluan
komersial
maupun
nonkomerisal,
dapat dijalankan dengan bebas
dan tanpa perdebatan, melalui NSFNet yang sekarang dikenal
dengan nama internet.
Pada tahun 1990 bisa di anggap tahun yang paling bersejarah
dalam dunia internet, ketika Tim Berners Lee menemukan
|