![]() 21
3.
Membentuk (menjadikan) sintren adalah Tahapan menjadikan sintren
dilakukan oleh Pawang yang dengan membawa calon penari sintren
bersama dengan empat orang pemain. Dayang sebagai lambang bidadari
(Jawa: Widodari patang puluh) sebagai cantriknya Sintren. Kemudian
Sintren didudukkan oleh Pawang dalam keadaan berpakain biasa dan
didampingi para dayang/cantrik. Pawang segera menjadikan penari sintren
secara bertahap (yang disebut Paripurna), melalui tiga tahapan, yaitu :
Tahap Pertama, pawang memegang kedua tangan calon penari
sintren, kemudian diletakkan di atas asap kemenyan sambil
mengucapkan mantra, selanjutnya calon penari sintren dengan tali
melilit ke seluruh tubuh.
Gambar 2.16 Ritual sebelum masuk kurungan setelah diikat
(foto : Dokumentasi Pribadi 2013)
Tahap Kedua, calon penari sintren dimasukkan ke dalam sangkar
(kurungan) ayam bersama busana sintren dan perlengkapan merias
wajah. Beberapa saat kemudian kurungan dibuka, sintren sudah
berdandan dalam keadaan terikat tali, lalu sintren ditutup kurungan
kembali.
|