Start Back Next End
  
Pada masa pendudukan Jepang ini, Soedirman pernah menjadi anggota Badan Pengurus
Makanan Rakyat dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Karesidenan Banyumas. Dalam saat ini
ia mendirikan koperasi untuk menolong rakyat dari bahaya kelaparan.
Setelah berakhirnya Perang Dunia II, pasukan Jepang menyerah tanpa syarat kepada
Pasukan Sekutu dan Soekarno mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia.Soedirman mendapat
prestasi pertamanya sebagai tentara setelah keberhasilannya merebut senjata pasukan Jepang
dalam pertempuran di Banyumas, Jawa Tengah.Soedirman mengorganisir batalyon PETA-nya
menjadi sebuah resimen yang bermarkas di Banyumas, untuk menjadi pasukan perang Republik
Indonesia yang selanjutnya berperan besar dalam perang Revolusi Nasional Indonesia.
Sesudah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) terbentuk, ia kemudian diangkat menjadi
Panglima Divisi V/Banyumas dengan pangkat Kolonel. Dan melalui Konferensi TKR tanggal 12
November 1945, Soedirman terpilih menjadi Panglima Besar TKR/Panglima Angkatan Perang
RI.Selanjutnya dia mulai menderita penyakit tuberkulosis, walaupun begitu selanjutnya dia tetap
terjun langsung dalam beberapa kampanye perang gerilya melawan pasukan NICA Belanda.
Menangnya Pasukan Sekutu atas Jepang dalam Perang Dunia II membawa pasukan
Belanda untuk datang kembali ke kepulauan Hindia Belanda (Republik Indonesia sekarang),
bekas jajahan mereka yang telah menyatakan untuk merdeka.Setelah menyerahnya pasukan
Jepang, Pasukan Sekutu datang ke Indonesia dengan alasan untuk melucuti tentara
Jepang.Ternyata pasukan sekutu datang bersama dengan tentara NICA dari Belanda yang hendak
mengambil kembali Indonesia sebagai koloninya. Mengetahui hal tersebut, TKR
pun terlibat
dalam banyak pertempuran dengan tentara sekutu.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter