Start Back Next End
  
21
merancang suatu sistem, harus dipertimbangkan bahwa sistem
tersebut harus dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Sistem
yang dibangun harus dapat memenuhi kebutuhan sistem.
O’Brien (2010, p416) mengemukakan bahwa perancangan
sistem adalah cara menspesifikasikan bagaimana sistem dapat
mencapai tujuan. Selain itu, Bennett, McRobb dan Farmer (2006, p51)
juga mengatakan bahwa perancangan sistem merupakan sebuah
proses yang menentukan cara untuk membangun sebuah sistem yang
berasal dari seluruh kebutuhan sistem
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan
bahwa perancangan sistem adalah proses yang dilakukan untuk
membuat
suatu sistem, yang sebelumnya telah dibuat di analisis
sistem, seperti pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional,
menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk sehingga sistem
yang dibangun tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan tujuan dari
sistem.
2.4.5
Object Oriented Analysis and Design (OOAD)
Menurut Satzinger, Jackson dan
Burd (2004, p60), Object
Oriented Analysis (OOA) adalah suatu carauntuk menentukan semua
tipe object yang bekerja di dalam sebuah sistem dan menggambarkan
interaksi yang dibutuhkan user untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.
Menurut Satzinger, Jackson dan
Burd (2004, p60), Object
Oriented Design
(OOD) adalah suatu cara untuk menemukan semua
tipe object
yang harus berkomunikasi dengan orang-orang dan
perangkat di dalam sistem, menggambarkan bagaimana object-object
berinteraksi untuk menyelesaikan tugasnya dan memperbaiki definisi
masing-masing tipe dari object
sehingga dapat diimplementasikan
dengan semua bahasa atau lingkungan khusus.
Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa object
oriented analysis and design
(OOAD) adalah suatu cara untuk
menentukan
semua tipe object
yang bekerja di dalam sebuah sistem
dengan menggambarkan interaksi yang dibutuhkan user
untuk
menyelesaikan tugas-tugasnya, dan memperbaiki definisi masing-
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter