Start Back Next End
  
8
meluangkan/memanfaatkan waktu, uang atau tenaga dengan
harapan mendapatkan keuntungan/manfaat di masa datang.
Jadi pada dasarnya investasi adalah “membeli” sesuatu yang
diharapkan bisa “dijual kembali“ di masa yang akan datang
dengan nilai yang lebih tinggi.
2.1.1.2 Jenis – Jenis Investasi
Jenis-jenis investasi berdasarkan kekhususan tertentu
dari kegiatannya di bagi dalam beberapa kelompok yaitu
(Harapan, 2009, h18):
1.
Investasi Baru. Investasi baru yaitu investasi bagi
pembuatan sistem produksi baru, baik sebagai bagian dari
usaha baru untuk produksi baru maupun perluasan
produksi, tetapi harus menggunakan sistem produksi baru.
2.
Investasi Peremajaan. Investasi jenis ini umumnya hanya
digunakan untuk mengganti barang-barang kapital lama
dengan yang baru, tetapi masih dengan kapasitas dan
ongkos produksi yang sama dengan alat yang
digantikannya.
3.
Investasi Rasionalisasi. Pada kelompok ini peralatan yang
lama diganti oleh yang baru tetapi dengan ongkos
produksi yang lebih murah, walaupun kapasitas sama
dengan yang digantikannya.
4.
Investasi Perluasan. Dalam kelompok investasi ini
peralatannya baru sebagai pengganti yang lama.
Kapasitasnya lebih besar sedangkan ongkos produksi
masih sama.
5.
Investasi Modernisasi. Investasi ini digunakan untuk
memproduksi barang baru yang memang proses baru, atau
memproduksi barang lama dengan proses yang baru.\
6.
Investasi Diversifikasi. Investasi ini untuk memperluas
program produksi perusahaan tertentu, sesuai dengan
program diversifikasi kegiatan usaha korporasi yang
bersangkutan.
Jenis-jenis investasi berdasarkan dari pelaku terbagi dua, yaitu:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter