|
26
a)
Biaya personel (operator, data entry, teknisi)
b)
Biaya overhead (pemakaian telepon, listrik, air, gaji,
keamanan)
c)
Biaya perawatan perangkat keras/hardware
(reparasi,
service)
d)
Biaya perawatan perangkat lunak/software
(modifikasi
program)
e)
Biaya perawatan peralatan dan fasilitas
f)
Biaya manajemen yang terlibat dalam operasi sistem
g)
Biaya kontak untuk konsultan selama operasi sistem
h)
Biaya depresiasi (penyusutan)
2.2.3
2.2.3.1 Sejarah Cost Benefit Analysis
Menurut Aula Ahmad Hafid, SF (2010), Analisis Cost-
Benefit diaplikasikan pada masalah-masalah lingkungan hidup
terutama adanya third party baik third party cost maupun third
party benefit yang tidak termasuk dalam perhitungan biaya
maupun harga dalam bentuk moneter (uang). Contoh yang
paling sederhana adalah polusi. Dalam sebuah pasar yang tidak
diregulasi (unregulated market) pihak polluters
(penyebab
polusi) tidak mempunyai kewajiban untuk membayar insentif
(kompensasi) terhadap kerusakan dan penderitaan yang
ditanggung oleh pihak ketiga. Dalam pendekatan analisis cost
benefit
pihak
yang menimbulkan polusi dan yang menderita
masing-masing akan diperhitungkan kewajiban dan haknya
dalam bentuk uang. Jika profit
lebih besar dari nilai
pencemaran maka kegiatan polluter dianggap efisien.
2.2.3.2 Pengertian Cost Benefit Analysis
Menurut Aula Ahmad Hafid, SF (2010), Analisis
Cost-Benefit
merupakan analisis yang digunakan untuk
mengetahui besaran keuntungan atau kerugian serta kelayakan
suatu proyek. Dalam perhitungannya, analisis ini
memperhitungkan biaya serta manfaat yang akan diperoleh
dari pelaksanaan suatu program atau proyek. Dalam analisis
|