Start Back Next End
  
24
2.1.7.2.7 Pengendalian Manajemen Kualitas Asuransi (Quality
Assurance Management Control)
Menurut Weber (1999 : 334,352) personel kualitas asuransi dalam
fungsi sistem informasi terfokus dengan memastikan produksi sistem
informasi dapat mencapai tujuan kualitas yang pasti dan
mengembangakan, mengiimplementasikan, mengoperasikan dan
pemeliharaan sistem informasi-nya
sesuai dengan standar kualitas.
Seperti auditor, personel asuransi kualitas memiliki ketertarikan yang
besar dalam  melihat bahwa pengendalian ada pada tempatnya dan
bekerja sesuai dengan fungsinya. 
2.1.7.3 Kerangka Kerja Pengendalian Aplikasi
Menurut Weber (1999 : 365) pengendalian sistem aplikasi meliputi
jaminan bahwa aset aplikasi sistem terlindungi, memelihara integritas data
dan mencapai tujuan mereka secara efisien dan efektif. Pengendalian sistem
aplikasi berbeda dari pengendalian manajemen dalam 4 cara. Pertama,
mereka biasanya menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras
dibandingkan dengan manusia. Kedua, mereka mengaplikasikan kedata dan
ke proses data dibandingkan dengan pengembangan sistem, pemeliharaan
dan proses operasi. Ketiga, keberadaan mereka dalam setiap sistem aplikasi
adalah sebuah pertanyaan keuntungan-kerugian.  Keberadaan dari
manajemen pengendalian, di sisi lain bergantung pada keseluruhan sistem
aplikasi. Keempat, 
mereka di
tujukan untuk berfokus pada perlindungan
aset (mengurangi perkiraan kerugian dari yang tidak di berikan otoritas atau
ketidak hati-hatian atau kerusakan dari aset) dan pemeliharaan integritas
data (menjamin bahwa data terotorisasi, lengkap, akurat, dan tidak
berlebihan). Sedangkan pada kerangka kerja pengendalian aplikasi terdapat
beberapa kerangka kerja, yaitu :
2.1.7.3.1 Pengendalian Batasan (Boundary Control)
Menurut Weber (1999 : 370) subsistem batasan menentukan hubungan
antara pemakai komputer dengan sistem komputer itu sendiri.
Pengendalian dalam subsistem batasan memiliki 3 tujuan utama : 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter