|
30
2.1.7.3.2.7 Validasi dari Data Masukan (Validation of Data Input)
Penyerahan data sebagai input untuk sebuah sistem aplikasi harus
divalidasi sesegera mungkin setelah data di dapat.
2.1.7.3.2.8 Instruksi Masukan (Instruction Input)
Memastikan kualitas dari petunjuk input
pada sistem aplikasi
adalah tujuan yang lebih sulit untuk dicapai daripada memastikan
kualitas input
data. Input
data cenderung mengikuti pola standar.
Kesalahan/error atau penyimpangan yang mungkin terjadi biasanya
dapat di antisipasi. Pada saat petunjuk input, pengguna biasanya saat
melakukan tindakan yang kompleks menginginkan sistem yang
menjalankannya. Pada satu sisi,
subsistem input
harus menyediakan
fungsi yang cukup fleksibel jadi, para pengguna dapat menyelesaikan
tujuan proses mereka.
Namun disisi lain, harus di
lakukan pelatihan pengendalian secara
hati-hati terhadap tindakan yang
diambil. Pendekatan di
gunakan
untuk mengkomunikasikan petunjuk dari sebuah sistem aplikasi.
2.1.7.3.2.9 Validitas dari Instruksi Masukan (Validation of
Instruction Input)
Seperti input data, petunjuk input pada saat masuk kedalam sistem
aplikasi harus di validasi. Tipe dari pengecekan validasi petunjuk
input ada 3 yaitu :
1.
Pengecekan Leksikal (bahasa)
2.
Pengecekan Sintaks (kalimat)
3.
Pengecekan Semantik (arti kata)
Pesan kesalahan/error
harus di komunikasikan kepada pengguna
sebagai pelengkap dan berguna pada saat kesalahan terjadi
saat
memasukan petunjuk. Karena petunjuk yang pengguna masukan dapat
bervariasi dan kompleks, banyaknya waktu dapat terbuang jika pesan
kesalahan/error
tidak mengizinkan para pengguna menentukan
kesalahan dengan cepat.
|