Start Back Next End
  
50
perjalanannya yang menyenangkan dan menarik –
yaitu, memastikan bahwa
terdapat tantangan yang seimbang, hadiah yang pas, pilihan yang dapat
dimengerti, dan segala sesuatu yang membuat game tersebut bagus. Level
design hanyalah game design dalam detail –
dan itu tidak mudah. Level
design berbeda bagi setiap game, karena setiap game berbeda. Tetapi jika
kamu menggunakan segala yang kamu tahu tentang game design ketika kamu
mendesain level game kamu, perhatikan secara rinci dari berbagai lensa,
pilihan-pilihan level design yang paling baik menjadi jelas terlihat.
2.2.3
Storyboard
Merencanakan proyek video adalah salah satu faktor yang tidak bisa
dilakukan tanpa waktu yang terbuang, hal-hal yang tidak penting, dan uang
yang harus digunakan dimana-mana. Produksi video yang sukses, dalam
segala bentuk, memerlukan waktu untuk membuat rencana untuk membuat
itu sukses. Itu perlu memerlukan waktu yang sebentar pada pertama kali,
tetapi anda memerlukan itu dalam jangka waktu yang lama. Storyboards
seperti komik yang sering anda baca setiap hari. Setiap hari terdapat 3 atau 4
panel dalam melihat progress dalam cerita. Pakailah waktu anda untuk
menstruktur produksi anda. Sebuah storyboard bisa membuat semua dalam 1
halaman dengan cepat. (Schell, 2008:198). 
Menurut Schell (2008:295) ada 2 cara dalam membuat storyboard:
1.
Menggunakan kata-kata dan sketsa pada setiap layar, suara, dan pilihan
navigasi, spesifik warna, jenis teks, artibut dan font , bentuk tombol,
model, dan respon (pendekatan ini lebih baik dikerjakan secara team yang
membuat prototype secara cepat).
2.
Menggunakan detail yang lebih sedikit sebagai panduan secara kasar,
membuat anda mengurangi proses desain dan memakai waktu untuk
rendering.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter