Start Back Next End
  
43
Nilai-nilai data yang disimpan dalam database harus memenuhi
kendala konsistensi tertentu. Dengan demikian, sistem database
menerapkan batasan integritas yang dapat diuji. Batasan integritas
tersebut, yaitu :
1)
Domain Constraint
Domain
constraint
merupakan sebuah domain nilai yang
dikaitkan dengan setiap atribut, misalnya jenis integer, tipe karakter,
jenis tanggal, dan lain –
lain. Domain
constraint
adalah bentuk
paling dasar dari batasan integritas. Domain constraint diuji dengan
mudah oleh sistem setiap kali item data baru dimasukkan ke dalam
database.
2)
Referential Integrity
Referential
integrity
merupakan hubungan dari nilai yang
muncul di satu relasi untuk himpunan atribut dan juga muncul
dalam himpunan atribut dalam relasi yang lain. Modifikasi database
dapat menyebabkan pelanggaran referensial integrity. Ketika aturan
referensial
integrity
dilanggar, prosedur normal menolak tindakan
yang menyebabkan pelanggaran.
3)
Assertion
Assertion adalah kondisi apapun bahwa database
harus selalu
lengkap. Domain
constraint
dan referensial
integrity
merupakan
bentuk khusus dari assertion. Namun tidak semua bisa
diekspresikan dalam bentuk khusus. Ketika sebuah assertion dibuat,
sistem menguji assertion
untuk validitas. Jika sebuah assertion
dinyatakan sah, modifikasi database diperbolehkan hanya jika tidak
menimbulkan pelanggaran terhadap assertion.
4)
Authorization
Authorization
merupakan cara membedakan antara user
terhadap jenis akses yang diperbolehkan pada berbagai nilai –
nilai
data dalam database. Authorization
terdapat dalam beberapa jenis,
yaitu:
1.
Read
authorization
adalah authorization
yang memungkinkan
membaca tapi tidak modifikasi data.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter