|
67
Dari hasil kuisioner diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem yang digunakan pada
aplikasi dapat
diterapkan sebagai pembelajaran yang interaktif dan telah berjalan
dengan baik.
Jurnal kedua
adalah jurnal Research and Prediction of the Application of
Multimedia Teaching Aid yang membuat aplikasi untuk mengajari anak
anak
tentang pertolongan. Aplikasi ini bertujuan memberikan pengetahuan pada anak
anak tentang lampu lalu lintas, tanda
tanda di jalanan, bagaimana menggunakan
sepeda dengan selamat. Aplikasi MTA (Multimedia Teaching Aid) berisi menu
menu yang sesuai dengan materi yang ingin disampaikan. Misalnya memori game
untuk menguji sejauh mana pengetahuan yang didapatkan.
Setelah aplikasi telah selesai, pengujian dilakukan pada anak sekolah dasar kelas
6. Pengujian dilakukan pada 214 siswa
untuk mendapatkan hasil pengujian. Metode
yang dilakukan berupa eksperimen. Dari hasil eksperimen didapat hasil sebagai
berikut.
Murid yang diajari dengan menggunakan MTA lebih cepat mengerti dan
mengingat dibandingkan murid yang diajari secara manual.
Murid yang diajari dengan menggunakan MTA lebih aktif belajar
dibandingkan murid yang diajari secara manual.
Dari pembahasan diatas, aplikasi yang menggunakan interaktif multimedia lebih
menarik bagi orang orang. Multimedia bisa diterapkan pada bidang lain contohnya
keuangan. Oleh karena itu, aplikasi ini memasukkan unsur multimedia yang
interaktif agar orang orang bisa mengatur keuangan dengan mudah dan tidak bosan.
Jurnal ketiga adalah jurnal internasional yang berjudul Optimism, Intertemporal
Choice, and College Student Debt
mengenai penelitian tentang
kepedulian
mahasiswa terhadap perencanaan keuangan.
Penelitian ini bertujuan mengetahui
penyebab utama dari ketidakpedulian mahasiswa terhadap keuangan. Penelitian ini
mengambil responden dari mahasiswa tingkat pertama sampai terakhir sebagai
perbandingan
hasil. Pengumulan data pada mahasiswa dilakukan dengan survei,
yaitu membagi kuisioner dengan pertanyaan yang sesuai dengan tujuan. Dari hasil
yang diperoleh dari penelitian, para mahasiswa memiliki kepercayaan yang baik
mengenai keuangannya dan akhirnya sering mengabaikan mengenai perencanaan
keuangan yang harusnya diperhatikan. Oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan
mengenai perencanaan keuangan bagi mahasiswa.
Mahasiswa bisa lebih peduli dan
realistis mengenai keuangan pribadi yang dimiliki karena pada masa kuliah
|