|
2.2 Pengertian Routing
Routing adalah
proses suatu router memforward paket ke
jaringan yang dituju.
Suatu
router
membuat
keputusan
berdasarkan
IP address
yang
dituju
oleh
paket. Semua
router
menggunakan
IP
address
tujuan
untuk
mengirim
paket.
Supaya
keputusan routing
tersebut benar, router harus belajar bagaimana untuk mencapai tujuan.
Ketika router
menggunakan
routing
dinamis,
informasi
ini
dipelajari dari
router yang lain. Ketika menggunakan routing statis,
seorang network administrator mengkonfigurasi informasi tentang
jaringan yang ingin dituju secara manual.
2.2.1
Static Routing
Dalam Static
routing,
konfigurasinya
harus
dilakukan
secara
manual, administrator jaringan harus
memasukkan atau menghapus rute statis jika terjadi
perubahan
topologi.
Pada
jaringan
skala
besar,
jika
tetap
menggunakan
routing statis,
maka
akan
sangat
membuang waktu administrator jaringan untuk
melakukan update table routing. Oleh sebab itu
routing statis hanya mungkin dilakukan untuk jaringan
skala kecil. Sedangkan routing dinamis bisa diterapkan
di jaringan skala besar dan membutuhkan kemampuan
lebih dari administrator.
2.2.2
Dynamic Routing
Dynamic Routing (Router Dinamis)
adalah
sebuah router yang memiliki dan membuat table
routing secara otomatis, dengan mendengarkan lalu
lintas dan juga dengan saling berhubungan antara
router lainnya. Protokol routing mengantar router-
router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan yang
lain dan saling memberikan informasi routing yang
|