|
6
2.
Konsisten data
Menghilangkan atau mengendalikan redundasi, sehingga
mengurangi resiko terjadinya ketidakkonsistenan.
3.
Lebih banyak informasi dari jumlah data yang sama
Dengan integrasi dari data operasional, lebih memungkinkan bagi
organisasi untuk memperoleh informasi tambahan dari data yang
sama.
4.
Akses data bersama
Basis data dimiliki oleh cangkupan suatu organisasi dan dapat
digunakan bersama oleh pengguna yang berada di lingkungan
organisasi tersebut.
5.
Meningkatkan integritas data
Integritas basis data mengacu pada validitas dan konsisten data
yang disimpan. Integritas biasanya menunjukan batasan batasan,
seperti aturan konsisten yang tidak boleh dilanggar dalam basis
data. Batasan batasan dapat diterapkan pada data atau pada relasi
antar data. Integrasi memungkinkan DBA untuk mendefinisikan,
dan DBMS menerapkan batasan integritas.
6.
Meningkatkan keamanan data
Karena DBMS memiliki integrasi
yang tinggi, maka dapat
menyebabkan data menjadi lebih rawan. Pengaksesan dari
pengguna yang dibolehkan. Dapat dibatasi oleh operation type
(retrieved, insert, update, delete).
7.
Skala Ekonomi
Penggabungan seluruh data operasional organisasi ke dalam satu
basis data dan membuat serangkaian aplikasi yang bekerja pada
suatu sumber data ini sehingga menghemat biaya.
8.
Keseimbangan dari kebutuhan yang bertentangan
Setiap pengguna atau departemen memiliki kebutuhan yang
mungkin saling bertentangan dengan kebutuhan dari pengguna
lain, karena basis data di dalam kontrol DBA (Database
Administrator), DBA dapat membuat keputusan desain dan
operasional dari basis data untuk menyediakan penggunaan
terbaik dari sumber daya untuk organisasi secara menyeluruh.
|