Start Back Next End
  
11
3.
Kelas C
Tiga bit awal dari kelas C selalu diset 111, sehingga byte pertama kelas C
bernilai antara 192 – 223. Network ID adalah 24 bit dan host ID 8 bit sisanya.
Kelas C biasa digunakan untuk jaringan kecil, terdapat 2.097.152 jaringan
dan tiap jaringan dapat menampung 256 host.
Alamat kelas C dimulai dari
192.168.0.0 sampai dengan 223.255.255.255.
4.
Kelas D
Empat bit
awal dari kelas D selalu diset 1110, sehingga byte
pertama
kelas D bernilai antara 224 -
239. Kelas D digunakan untuk keperluan
multicast, yaitu suatu metode pengiriman yang digunakan bila suatu host
ingin berkomunikasi dengan beberapa host
sekaligus, dengan hanya
mengirim satu datagram saja. Alamat dari kelas D adalah 224.0.0.0 sampai
dengan 239.255.255.255. Alokasi alamat tersebut ditunjukan untuk
keperluan sebuah grup, bukan untuk host seperti pada kelas A, B, dan C.
5.
Kelas E
Empat bit
awal dari kelas E selalu diset 1111, sehingga byte
pertama
kelas E bernilai antara 240 –
254. Kelas E digunakan sebagai kelas
eksperimental yang disiapkan untuk keperluan di masa mendatang.
2.1.3.2 Subnet Mask
Subnetmask
mengacu kepada angka biner 32 bit
yang
digunakan untuk membedakan network
ID dengan host
ID,
menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau
jaringan luar. Adapun tabel menunjukan subnet mask dari nilai CIDR
(Classless Inter-Domain Routing).
Tabel 2.1 Subnet Mask
Subnet Mask
Nilai CIDR
255.128.0.0
/9
255.192.0.0
/10
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter