|
16
entitas dengan mendefinisikan satu atau lebih
subclasses dari sebuah entitas superclass.
Jika menggunakan pendekatan generalization,
dilakukan pengidentifikasian common features
antar entitas untuk mengidentifikasikan sebuah
entitas generalzing superclass.
Selain itu
juga dapat menggunakan aggregation
untuk merepresentasikan sebuah relasi memiliki
atau bagian dari antar tipe entitas, dimana salah
satu merepresentasikan seluruh dan yang
lainnya bagian.
Dan juga
dapat menggunakan composition
(sebuah tipe aggregation
khusus) untuk
merepresentasikan sebuah asosiasi antar tipe
entitas dimana
terdapat sebuah kepemilikan yang
kuat dan waktu hidup yang bersinggungan antar
seluruh dan bagian
Langkah 1.7:
Memeriksa model untuk redundansi
Pada langkah ini, dilakukan pengamatan
model
data konseptual dengan tujuan spesifik untuk
mengidentifikasi
apakah terdapat redundansi dan
menghilangkannya jika memang ditemukan. Tiga
aktivitas dari bagian ini adalah:
a. Mengamati ulang relasi one-to-one (1:1)
Pada identifikasi entitas, dapat ditemukan
dua
entitas yang merepresentasikan sebuah objek
yang sama dalam organisasi. Jika kedua entitas
memiliki primary key
yang berbeda, pilihlah
salah satu untuk menjadi primary key dan biarkan
yang lain untuk menjadi alternate key.
b. Menghilangkan relasi yang redundan
Sebuah relasi dapat dikatakan redundan jika
informasi yang sama dapat diperoleh melalui
relasi lain. Dikarenakan dilakukan pengembangan
|