|
9
2.1.4
Pengertian Sistem Basis Data
Menurut Connolly dan Begg (2010:81), menyatakan bahwa sistem
basis data (Database System),
pada dasarnya digunakan untuk
mendefinisikan sebuah kumpulan program aplikasi yang berinteraksi
dengan basis data dan juga dengan DBMS. Keseluruhan suatu sistem
yang terkomputerisasi memperbolehkan pengguna menelusuri kembali
dan mengubah informasi sesuai kebutuhan.
2.1.5
DBMS
Menurut Connolly dan Begg (2010:66), menyatakan bahwa sistem
manajemen basis data (Database Management System,DBMS), adalah
suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan pengguna
untuk
mendefinisikan, membuat, memelihara, dan mengendalikan akses
terhadap basis data.
DBMS adalah perangkat lunak yang berinteraksi
dengan pengguna program aplikasi, dan basis data.
Menurut Elmasri dan Navathe (2005:p5), berpendapat bahwa
DBMS merupakan kumpulan dari program yang memungkinkan
pengguna untuk membuat dan memelihara basis data, perangkat lunak
dari DBMS mempunyai fungsi dan tujuan yaitu untuk memfasilitasi,
mendefinisikan, membangun, memanipulasi dan juga untuk berbagi
sebuah proses.
Berikut merupakan beberapa contoh akses kontrol yang disediakan
oleh DBMS yaitu:
a.
Sistem Keamanan
Sistem keamanan (Security System) bertujuan untuk mencegah
pengguna yang belum terdaftar tapi ingin mengakses basis data.
b.
Sistem Integritas
Sistem integritas (Integrity System) ini bertujuan untuk
memelihara konsistensi dalam penyimpanan data.
c.
Konkurensi dan sistem pengendalian
Konkurensi dan sistem pengendalian (Concurrency and
Control System) untuk pembagian akses basis data.
|