|
23
Web API: Menyediakan interface untuk aplikasi third-party agar bisa
diintegrasikan dengan aplikasi utama.
1.
Model
Sebuah Model
merepresentasikan struktur data dari sebuah aplikasi. Model
biasanya di share dengan sub-aplikasi yang berbeda di dalam sebuah aplikasi. Model
umumnya berinteraksi dengan data dari dalam database. Model mempunyai
karakteristik sebagai berikut:
Harus memiliki property untuk merepresentasikan data tertentu.
Harus memiliki logika bisnis (aturan validasi) untuk memastikan data
memenuhi kebutuhan desain.
Bisa mengandung kode untuk memanipulasi data.
Umumnya, sebuah model
hendaknya tidak mengandung logika atau kode
yang berinteraksi langsung dengan end user. Berikut adalah hal-hal yang hendaknya
tidak dilakukan oleh sebuah model:
Jangan menggunakan $_GET, $_POST, atau variabel sejenis lainnya
yang berhubungan dengan permintaan end user. Variabel-variabel seperti ini
harusnya ditangani oleh controller.
Hindari embed (menggabung) kode HTML atau kode untuk tampilan
(presentational) lainnya. Hal ini dikarenakan kode tampilan bervariasi
berdasarkan kebutuhan end user
(Front-end
dan Back-end
mungkin akan
menampilkan detil dari sebuah informasi dalam format yang berbeda), hal ini
hendaknya ditangani oleh view.
2.
View
View bertanggungjawab atas merepresentasikan model ke dalam format yang
diinginkan end user. Umumnya, view memiliki karakteristik sebagai berikut:
|